Tips Merawat Dapur Agar Selalu Bersih dan Sehat

582
0
katalogkuliner-tips-merawat-dapur-agar-selalu-bersih-dan-sehat
Dapur Bersih dan Sehat (Foto: zonakamu.com)

Makanan dan minuman yang lezat, sehat, dan higienis semuanya berawal dari dapur yang sehat dan terawat. Dapur yang bersih dan sehat mampu mendukung kesehatan seluruh anggota keluarga yang setiap hari mengkonsumsi makanan yang dimasak di dapur yang bebas dari bakteri, kuman, dan zat-zat yang berbahaya.


Dapur adalah surga bagi setiap orang yang hobi memasak dan juga ruangan yang penting bagi para ibu rumah tangga yang setiap hari menghidangkan berbagai makanan dan minuman lezat bagi anggota keluarga. Makanan dan minuman sehat semua berawal dari ruangan ini. Semua itu akan terkontrol dengan baik dan sehat bila apa yang disajikan melalu proses yang bersih dan higienis dengan menggunakan peralatan masak yang bersih di dapur.

Oleh sebab itu, kebersihan dapur menjadi sangat penting dan berperan dalam kesehatan setiap orang di rumah dan juga para tamu yang berkunjung. Untuk itu, sekiranya diperlukan beberapa tips untuk menjaga dan merawat dapur agar selalu bersih dan sehat. Berikut beberapa tips yang sebaiknya dilakukan dalam meciptakan dapur yang sehat:

 

Bersihkan Dapur Secara Kontinu

Salah satu hal yang penting dalam merawat dapur agar tetap bersih dan sehat adalah dengan melakukan perawatan secara terjadwal terutama pembersihan ruangan dapur secara menyeluruh. Dalam membersihkan dapur, jangan hanya bagian permukaan atas saja tetapi juga perhatikan bagian-bagian yang sulit dijangkau seperti wastafel, keran air, meja, kompor gas, dan lain-lain untuk mencegah pertumbuhan dan juga penyebaran bakteri yang rawan berkembang pesat di dalam dapur.

Hal lain yang penting untuk diperhatikan adalah buang isi pada tong sampah Anda di dapur setiap hari agar kuman, bakteri, dan serangga yang berasal dari sampah tidak menyebar dan membuat semua bahan makanan dan peralatan di dapur terkontaminasi.

Periksa dan Lakukan Perawatan Berkala Pada Kulkas

Cek selalu kulkas Anda secara kontinu seminggu atau sebulan sekali untuk memastikan apakah ada produk yang sudah kadaluwarsa atau tidak. Bila yang sudah tidak layak konsumsi ataupun menimbulkan bau tidak sedap, segera buang produk tersebut karena bisa menjadi cikal bakal pertumbuhan bakteri yang bisa  mengkontaminasi bahan makanan lain yang ada di dalam kulkas, terutama makan yang tidak terbungkus dengan baik seperti buah-buahan.

Hasil gambar untuk kulkas rapi
Contoh Susunan di Kulkas (Foto: kaskus.co.id)

Selain hal di atas, perhatikan juga cara penyusunan bahan makanan di dalam kulkas. Hal ini juga dapat mencegah kontaminasi bakteri. Anda dapat letakkan daging di bagian paling atas kulkas atau freezer dan buah serta sayuran dan buah-buahan di bagian bawah.

Gunakan Perabot Dapur Berdasarkan Fungsi dan Atur dengan Rapi

Menggunakan perabot atau peralatan dapur berdasarkan fungsinya mungkin menjadi hal yang berat bagi beberapa orang dengan alasan yang berbeda, seperti agar lebih hemat, praktis, dan sebagainya. Namun, menggunakan perabot untuk fungsi yang berbeda dapat menyebabkan peralatan tersebut terkontaminasi bakteri dan kuman akibat percampuran banyak zat. Untuk itu sebaiknya memiliki beberapa peralatan sejenis untuk fungsi yang berbeda-beda. Berikut beberapa tools yang perlu menjadi perhatian khusus:

  • Siapkan beberapa spons pembersih untuk tugas yang berbeda-beda, misalnya yang satu khusus untuk mencuci piring, satu untuk membersihkan wastafel dan satunya lagi untuk membersihkan permukaan perabotan dan peralatan didapur, seperti lemari, meja dan sebagainya.
  • Sediakan beberapa pisau atau membeli 1 set pisau yang nantinya digunakan berdasarkan fungsi dan kebutuhan masing-masing, seperti memotong daging, memotong sayuran, mengupas buah-buahan, dan lain-lain.
  • Sediakan dua talenan sesuai dengan fungsinya masing-masing. Misalnya, pertama talenan kayu untuk memotong daging saja dan kedua talenan plastik hanya untuk buah dan sayuran

Untuk memperindah dan membuat cantik dapur Anda, letakkan perabot dapur dengan rapis. Pisahkan juga perlatan-peralatan sesuai dengan fungsinya sesuai dengan fungsinya. Jauhkan juga bumbu-bumbu masak dan bahan makanan dari peralatan yang berpotensi menyebarkan bakteri, seperti kompor dan wastafel.

Mengganti dan Membersihkan Peralatan Pembersih Secara Berkala

Mengganti peralatan dapur secara kontinu sangatlah penting untuk menghindari bertumpuknya kuman dan bakteri pada alat-alat pembersih di dapur, seperti spons, kain lap, handuk tangan, dan lain-lain. Untuk itu, alangkah baiknya bila menyiapkan beberapa alat serupa yang sewaktu-sewaktu dapat menganti peralatan pemberih yang telah kotor agar tidak perlu menunggu untuk dibersihkan dahulu.

Untuk peralatan dapur seperti spons dan kain lap, bersihkan hingga benar-benar bersih agar tidak ada bakteri yang sempat berkembang di dalamnya. Anda dapat menggunakan sabun pencuci piring cair anti bakteri untuk membersihkannya agar kembali higienis. Bila suka, Anda juga dapat menggunakan pembersih alami, seperti cuka, lemon, jeruk nipis, baking soda, dan sebagainya.

Simpan Makanan dengan Baik

Hasil gambar untuk hand sealer
Contoh Hand Sealer (Foto: aliexpress.com)

Untuk menyegah berbagai serangga menghinggapi makanan atau bumbu-bumbu di dapur, simpan semua makanan kering di dalam wadah tertutup rapat. Bila makanan tersebut berada dalam plastik, usahakan ditutup menggunakan sealer untuk memasikan plastik tersebut tertutup dengan rapat dan tanpa celah sedikitpun.

Kurangi Penggunaan Bahan dari Plastik

Plastik biasanya diproduksi dengan bahan kimia yang kuat. Hal ini dapat memungkinkan benda-benda dari plastik, termasuk kantung plastik belanja dan peralatan makan yang terbuat dari plastik untuk mengeluarkan zat kimia berbahaya ke udara maupun makanan dan minuman yang disimpan di dalamnya. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan material yang lebih aman untuk penyimpanan bahan makanan, seperti terbuat dari kaca, keramik atau stainless steel.

Jauhkan dari Pestisida

Bila Anda suka mengusir tikus atau serangga yang sering masuk ke dapur, segera buang pestisida tersebut karena meski mampu mengusir hewan yang tak diinginkan dari dapur, namun pestisida sangat berbahaya bagi kesehatan, seperti dapat menyebabkan asma, kanker, gangguan perkembangan otak, dan masih banyak lagi.

Hasil gambar untuk Riddex
Contoh Alat Elektronik Pengusir Serangga (Foto: easylifegroup.com)

Daripada menggunakan pestisida untuk mengusir serangga atau tikus, Anda bisa menerapkan sanitasi yang baik dan menyimpan bahan makanan dengan benar untuk mencegah hewan dan serangga masuk ke dapur. Dan bila terpaksa, Anda dapat menggunakan perlatan elektronik yang aman yang dapat memancarkan gelombang elektromaknetik sehingga membuat hewan-hewan tersebut tidak mau singgah di dapur

Jauhkan Hewan Peliharaan

Buat kalian yang memelihara hewan peliharan, jauhkan hewan kesayangan Anda dengan radius minimal 10 meter agar bakteri dan kuman yang hinggap pada bulu tidak jatuh di dapur yang nantinya menyebabkan bahan makanan yang berada di dapur terkontaminasi

 

Dengan melakukan tips-tips di atas, diharapkan dapur kesayangan Anda semakin terawat, bersih, dan higienis sehingga kesehatan ibu dan seluruh anggota keluarga tetap terjaga. Meskipun terlihat sederhana namun bila dilakukan dengan serius dan kontinu agar banyak manfaatnya baik untuk ruangan dapur itu sendiri maupun makanan sehat yang dimasak dengan baik di dapur yang sehat.

Semoga bermanfaat tips-tips di atas dan selamat mencoba 🙂

<BS>



-