SGPC Bu Wiryo 1959 Warung Pecel Legendaris dari Kampus UGM

1807
0
Foto: anishidayah.com

Selain gudeg, Yogyakarta juga punya banyak spot pecel yang super. Salah satunya adalah SGPC Bu Wiryo 1959. Pecel legendaris ini menjadi buruan para alumni akademisi Yogyakarta.


Mungkin bagi Anda yang sudah berusia 40 tahun atau lebih, Sego Pecel dan Sop Bu Wiryo merupakan makanan nostalgia yang dulu dapat dinikmati di kantin Fakultas Teknologi Tertanian dan Fakultas Kehutanan UGM.

Setelah berjualan lebih dari setengah abad, Sego Pecel ini masih tetap eksis walau banyak sekali jenis makanan baru yang bermunculan di Yogyakarta. Warung Sega Pecel Bu Wiryo legendaris ini kini lebih populer dengan sebutan SGPC Bu Wiryo 1959. Angka 1959 menunjukkan tahun berdirinya warung ini, meskipun tempat awalnya bukan di lokasi yang sekarang. Pengunjung SGPC Bu Wiryo kebanyakan adalah mahasiswa, dosen, maupun para alumni UGM yang datang untuk bernostalgia. Warung ini dari dulu memang menjadi tempat klangenan bagi mereka yang punya ikatan historis dengan kampus UGM.

Berbicara tentang sejarah SGPC Bu Wiryo, seperti telah disebutkan di atas bahwa SGPC Bu Wiryo didirikan pada tahun 1959, oleh pasangan suami istri Dario dan Suyati yang memiliki nama keluarga Wiryosoenarto. Pada saat didirikan warung ini berlokasi di sebelah timur KPTU UGM. Pada tahun 1994  lokasi warung ini bergeser ke Jalan Agro CT VIII, Sleman, sebelah utara Selokan Mataram.

SGPC Bu Wiryo masih mempertahankan bangunan sederhana, meja dan bangku panjang yang terbuat dari kayu berjejer memenuhi bagian dalam warung ini, semakin memberikan kesan kuat bahwa SGPC Bu Wiryo bersahaja dan tetap konsisten mewarisi budaya tradisional.

Foto: jogjaseru.com

Seperti Anda ketahui, sego pecel sendiri merupakan nasi dengan sayur-sayur yang diberi sabal kacang dengan rasa pedas, asin dan manis. Rasa pecel Bu Wiryo sebenarnya tidak jauh berbeda dengan yang ada di tempat lain, tapi bumbu kacangnya memang terasa sedap. Bumbu kacangnya cenderung encer, tapi Anda masih bisa mendapati tekstur kacang yang ditumbuk/digiling kasar. Rasa nasi pecel ini sendiri agak berbeda dengan nasi pecel yang kebanyakan pedas. Mungkin karena selera orang Jawa, sehingga nasi pecel ini rasanya sedikit manis. Kacang tanah yang biasa dipakai sebagai bumbu siram, disangrai halus sehingga saat dinikmati rasa dan aromanya menyatu di dalam mulut.Untuk lauk pecel ada beberapa pilihan seperti telur ceplok, telur asin, sate usus, sate telur puyuh, tempe goreng, ayam goreng, dan lain-lain.

Untuk pelayanan terhadap pembeli yang cukup ramai terutama saat weekend, Anda mungkin akan heran, karena tidak sampai 2-3 menit menu yang Anda pesan siap disantap. Kecepatan dan kesigapan pramusaji sangat diutamakan untuk menghargai kedatangan para pengunjung. Untuk masalah harga Anda tidak perlu khawatir, karena seporsi sego pecel plus lauk pauk dihargai sekitar Rp 10.000,- sampai dengan Rp 12.000,-.

Foto: wisatadvisor.com

Selain pecel, menu lain yang juga banyak digemari adalah Nasi Sop Daging. Sopnya berisikan potongan-potongan daging sapi yang empuk, wortel, dan kol. Nasi Sop Daging ini terasa menyegarkan ketika disantap di tengah cuaca Jogja yang terik. Ada beberapa jenis sop daging dengan nama-nama yang unik dan lucu, misalnya: Sop tanpa Kawat (sop tanpa soun), SDSB (Sop Daging Sayur Bayam), Sop Pegatan (sop dan nasi yang disajikan terpisah), Sop Ayam, dan Sop SBY (Sop Bayam).

Nama menu minumannya pun tak kalah unik, contohnya: Teh Mrengut (teh kental), Tirto Seto (air putih), Teh Kemul (teh hangat), Teh Sengkuni (teh yang dicampur dengan jeruk atau kerennya lemon tea), dan Es Sari (minuman dari buah tomat yang di sajikan dingin).

Foto: flickr.com

Warung SGPC Bu Wiryo juga menyuguhkan hiburan musik akustik untuk para pengunjungnya. Alunan musik keroncong dan lagu-lagu nostalgia membuat suasana semakin asyik. Tak heran jika pengunjung betah berlama-lama di warung ini, selain makan mereka juga bisa bersantai sejenak sembari menikmati musik. Andapun bisa meminta sang pemain musik untuk memainkan lagu-lagu kesukaan Anda. Bahkan jika beruntung, Anda bisa mendengar lagu yang secara khusus diciptakan untuk SGPC Bu Wiryo ini.

 

WARUNG SGPC BU WIRYO 1959
Jl. Agro CT VIII Klebengan, Sleman. Utara Selokan Mataram, seberang Fakultas Peternakan UGM

Telp. 0274 512288

Menu Favorit :

  • Makanan: Sop tanpa Kawat, SDSB, Sop Pegatan, Sop Ayam, dan Sop SBY.
  • Minuman: Teh Mrengut, Tirto Seto, Teh Kemul, Teh Sengkuni, dan Es Sari

Jam Buka: 07.00 – 20.30 WIB
Harga: Rp. 10.000,- – Rp. 15.000,-

Baca juga: Resep Membuat Sego Pecel Khas Yogyakarta



-